Sebelum Semua Pucat Pasi
Vandy Rizaldi
Lihat
Masalah Kediaman
Prasetya Yudha
Lihat
Your Room, Reflects You
Cecilia Elma
Lihat
Indeks Penghabisan Manusia (FYP: For Your Poetry)
Rachmat Hidayat Mustamin & Radi Raditya
Lihat
Fragment of the Past
Shaveera Jinan
Lihat
Lebaran dan Hal-Hal Visual yang Tak Selesai
Ragil Cahya Maulana
Lihat
Memanusiakan angka dengan kecerdasan buatan
Budi N.D. Dharmawan
Lihat
Menempuh Titik Buta: Fotografi dan Tanda Mata Kota-Kota
Shohifur Ridho'i
Lihat
Previous
Next

Publikasi Cetak:

Publikasi Digital:

Blog:

Catatan Pertemuan For Your Poetry

Dalam naskah Indeks Penghabisan Manusia (FYP: For Your Poetry), saya merasakan dilema tentang identitas. Di mana kata-kata tampaknya salah tempat tetapi dalam gambaran yang lebih besar menceritakan sebuah kisah dalam cerminan identitas Indonesia dari perspektif global. Terutama sejak saya pindah dari Indonesia ketika saya berusia 18 tahun. Saya merasakan beberapa keterputusan antara memori masa lalu, harapan masa lalu tentang Indonesia, dan pengalaman saya sekarang sebagai orang Indonesia-Kanada.

Read More »

Lebaran dan Hal-Hal Visual yang Tak Selesai

Pada dasarnya, apa sih yang orang abadikan saat lebaran? Kenapa pula yang diabadikan itu harus disebarluaskan ke segala penjuru lewat angin komputasi digital? Jika fotografi diposisikan semata sebagai perangkat, dua pertanyaan tadi terdengar nonsens. Ya suka-suka oranglah mau menggunakan kameranya buat apa. Namun, jika kita memosisikan fotografi sebagai cara pandang, kita bisa bicara lebih jauh soal tatapan dan pikiran kita sendiri bahkan sebelum tangan menyentuh kamera.

Read More »

Memanusiakan angka dengan kecerdasan buatan

Dengan memakai kecerdasan buatan, Rangga menghindari penggambaran korban 1965, yang merupakan sosok nyata, menggunakan wajah orang lain, yang merupakan sosok nyata pula. Akan tetapi, memvisualkan sosok nyata yang menjadi korban dari peristiwa nyata menggunakan citra khayali, betapa pun tampak seperti asli, bukannya tanpa masalah. Spekulasi semacam ini tentu sangat berisiko jika dilakukan di dalam lorong penelitian atau pewartaan. Akan tetapi, di titik inilah justru seni punya peluang. Dengan cara ini, Rangga mengambil peluang untuk mencoba memanusiakan statistik dengan memberi wajah kepada angka-angka, agar lebih mudah didekati.

Read More »

YOGYAKARTA 55152